Konsep Rumah Syariah


Berikut adalah konsep KPR rumah syariah:

(Baca juga Akad dalam KPR Rumah Syariah)

Tanpa Bank

Maksudnya tanpa bank ini, kita tidak bekerja sama dalam hal pembiayaan dengan pihak lembaga Bank, karena masih terdapat akad yang belum sesuai kaidah islami (kebathilan).

Apa yang batil? Misalnya, Asuransi, Denda, dan Penjaminan itu masih diberlakukan.

Belum lagi mengenai transaksi yang bathil seperti terjadinya dua akad dalam satu transaksi.

Tanpa Sita

Nah ini yang ditakutkan banyak orang, biasanya penyit terjadi saat pertengahan KPA, bahkan saat akhir mau lunas.

Ketika kebangkrutan atau PHK dan kesulitan keuangan berbulan-bulan, akan menyebabkan Penyitaan bagi Bank. Betul?

KPA dengan kami ini, ada opsi yang lebih adil yaitu salah satu opsi paling akhir adalah hunian tetap dihuni dan diarahkan untuk apartemen dijual oleh penghuni atau dibantu manajemen developer.

Selanjutnya, uang yang didapatkan itu tentulah hak penghuni/pembeli.

Kewajiban penghuni adalah melunasi sisa hutang nya saja.

Tanpa Denda

Denda adalah Riba. Jadi singkatnya kami tidak ingin menerapkan denda, tetapi ada opsi lain yang lebih Positif dan Adil.

Tanpa BI Checking yang ribet

BI Checking kami tidaklah seperti bank, melainkan dari segi Real Cash atau uang yang lancar masuk kepada developer.
Kami tidak akan menerima pembeli yang baru awal-awal sudah menunggak atau macet. Sementara di Bank diberlakukan syarat-syarat yang ribet dan bahkan orang yang mampu pun karena terbentur Bank able itu, akhirnya tidak bisa membeli rumah.

Tanpa Akad Bathil atau Ganda atau Bermasalah

Akadnya kami jual beli. Ketika pembeli menyetorkan dan berupa DP, itu berarti pembeli sudah memiliki hak terhadap rumah. Bukan sewa-beli yang diterapkan oleh Bank. Banyak yang tidak faham bahwa akad dari Bank adalah sewa jika belum lunas. Betul?

Tanpa Riba

Nah untuk Riba mungkin bisa di cek dibawah nanti yaa… Intinya riba adalah tambahan…

Ketika kita berakad kredit, maka haruslah ada nilai yang fix kewajiban hutangnya selama tenor tertentu. Diperjalanan nilai tersebut tidak boleh bertambah, seperti denda dan Bunga yang meningkat disetiap tahun itu tidak diperbolehkan.

Load disqus comments

0 komentar